biar saja ku tak sehebat matahari
tapi selalu kucoba tuk menghangatkanmu
biar saja ku tak setegar batu karang
tapi selalu kucoba tuk melindungimu
biar saja ku tak seharum bunga mawar
tapi selalu kucoba tuk mengharumkanmu
biar saja ku tak seelok langit sore
tapi selalu kucoba tuk mengindahkanmu
kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
kupertahankan kau demi tumpah darah
semua pahlawan pahlawanku
merah putih teruslah kau berkibar
diujung tiang teringgi di Indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
ku akan selau menjagamu
tapi selalu kucoba tuk menghangatkanmu
biar saja ku tak setegar batu karang
tapi selalu kucoba tuk melindungimu
biar saja ku tak seharum bunga mawar
tapi selalu kucoba tuk mengharumkanmu
biar saja ku tak seelok langit sore
tapi selalu kucoba tuk mengindahkanmu
kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
kupertahankan kau demi tumpah darah
semua pahlawan pahlawanku
merah putih teruslah kau berkibar
diujung tiang teringgi di Indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
ku akan selau menjagamu
(cokelat, 2002, Bendera, Rasa Baru [repackaged], track 1)
daku suka lagu ini dari pertama kali dirilis, kalo tidak salah lagu ini jadi OST film Bendera(2002)..film yang simpel, tapi mempunyai makna yang mendalam..begitu juga dengan lagu yang berjiwa nasionalis dan berirama masa kini ini, yang daku herankan kenapa lagu ini tidak dijadikan lagu nasional "resmi"? ,daku membayangkan lagu ini dinyayikan saat upacara bendera atau ada atlet Indonesia bertanding.
ok..balik ke masalah..maksud lagu ini sederhana saja, kita gak perlu sok jadi pahlawan di depan umum, ngaku² diri kita nasionalis atau apalah..tapi kalo kita ngerasa mencintai negara yang katanya sudah "merdeka" 60th dan pemerintah Belandapun baru mengakui dan mengatakan penyesalan atas penjahahan selama 350 tahun di tahun ini(oohh..GOD..lama nian), maka...lakukanlah!lakukan dari hal yang kecil,lakukanlah dari diri kita, dan lakukanlah yang terbaik untuk negara ini.
mungkin sama dengan yang dilakukan Soe Hok Gie, dia berusaha melakukan yang terbaik untuk negara ini menurut versi dia, walaupun dia malah dicap tidak nasionalis, tapi, dia cuek saja, yang tahu nasionalis atau tidak kan diri kita.
seburuk buruknya dan secarut marutnya negara ini, negara ini tetap lah negara kita, dan kita harus dengan lapang dada dan bangga mengakuinya, sama mungkin dengan keluarga..apakah kalau keluarga kita carut marut,kita malu mengakuinya..engga kan?,kita tetap mengakuinya dan berusaha memperbaiki keadaan dengan memberikan yang terbaik menurut kemampuan kita.
yahh..semoga daku bisa melihat Indonesia yang lebih baik lagi disaat umurku 60tahun(jika daku diberi umur oleh Allah selama itu..amien)
MERDEKA!